Dampak Kurang Sehat Tidur Pagi

”Ya Allah, berkahilah bagi ummatku pada pagi harinya.”

(HR. Abu Dawud 3/517).

Islam adalah agama sempurna yang mengajarkan dengan detail, menganjurkan setiap kebaikan maupun melarang setiap keburukan dalam aktivitas kehidupan sehari-hari, termasuk mengenai tidur.

Selain mencontohkan adab tidur yang baik, Rasulullah r pun memberitahukan beberapa larangan dalam tidur. Di antaranya adalah dampak negative tidur di pagi hari setelah shalat shubuh.

Ibnu Qayyim pun telah berkata tentang keutamaan awal hari dan makruhnya menyia-nyiakan waktu dengan tidur. “Termasuk hal yang makruh bagi mereka – yaitu orang salih – adalah tidur antara shalat shubuh dengan terbitnya matahari, karena waktu itu adalah waktu yang sangat berharga sekali. Terdapat kebiasaan yang menarik dan agung sekali mengenai pemanfaatan waktu tersebut dari orang-orang shalih, sampai-sampai walaupun mereka berjalan sepanjang malam mereka tidak toleransi untuk istirahat pada waktu tersebut hingga matahari terbit. Karena ia adalah awal hari dan sekaligus sebagai kuncinya. Ia merupakan waktu turunnya rizki, adanya pembagian, turunnya keberkahan, dan darinya hari itu bergulir dan mengembalikan segala kejadian hari itu atas kejadian saat yang mahal tersebut. Maka tidur pada saat seperti itu seperti tidurnya adalahtidurnya orang yang terpaksa.” (Madârijun as-Sâlikîn: 1/459).

Hal ini pun menjadi perhatian bagi pakar kesehatan untuk mengungkap hikmah yang ada dalam anjuran untuk tidak tidur pagi tersebut. Sehingga mereka pun merumuskan dampak negatif yang dapat ditimbulkan oleh tidur di pagi hari terhadap kesehatan.

Masalah Metabolisme.

Tubuh tidak akan berfungsi sesuai ritmenya sehingga mempengaruhi kecepatan metabolisme dan dapat membuat bobot tubuh meningkat. Dengan tidak seimbangnya proses metabolisme akan sangat menggagu pertumbuhan tubuh. Pun dengan terganggunya metabolisme tubuh akan mengakibatkan terjangkit penyakit diabetes.

👉 TRENDING :   Menata Lagi Niat Berpuasa Ramadhan

Baca Juga : Saatnya Mengamalkan Ilmu yang Didapat

Selain itu, dengan berkurangnya metabolisme tubuh karena sering tidur pagi akan berakibat tidak konsenterasi memikirkan sesuatu dan mengembangkan ide-ide baru yang sebelumnya sudah dirancang saat  bangun di siang hari. Hal ini akan terus berlangsung berjam-jam lamanya, sampai kondisi metabolisme tubuh kembali normal.

Tubuh Menjadi Lemah, Lesu, dan Pegal.

Jika terlalu sering tidur di pagi hari akan menjadikan otot-otot menjadi kaku dan tulang-tulang dipersendian akan terasa nyeri. Tubuh seakan-akan menerima beban pukulan. Ini yang memicu tubuh menjadi lemas dan pegal. Bahkan, ketika berdiri melakukan gerakan-gerakan kecil akan terasa sangat lelah dan ingin kembali membaringkan tubuh di atas ranjang, karena tubuh membutuhkan waktu lebih lama untuk memulai sistem dan tidak dapat berfungsi normal.

Kepala Terasa Berat dan Pusing

Selain tubuh terasa lemas dan pegal, kepala pun akan terasa berat dan pusing. Ini terjadi seperti terlalu banyak tidur. Kepala terasa berat dan pusing jika sering tidur pagi itu juga dampak dari tidak normalnya peredaran darah dan fungsi jantung yang semakin rendah sehingga daya pompa darah minim sampai ke otak. Jika hak ini sering terjadi mengakibatkan terjadinya stroke, karena akan ada penyumbatan darah di otak. Naudzubillah.

Menggangu Kondisi Psikologi

Umumnya sel-sel otak akan berkerja ketika bangun pagi. Sedangkan seringnya tidur di pagi hari dapat membunuh sel-sel otak yang akhirnya dapat mengganggu kondisi psikologi. Kepala sakit dan malas berfikir merupakan salah satu akibat dari banyaknya sel-sel otak yang mati. Parahnya, jika sampai lupa kapan waktu bangun, entah pagi, siang, atau malam.

Kehilangan Waktu Produktif.

Para ahli menganggap pagi hari adalah waktu paling produktif karena pikiran masih segar. Jika tidur terlalu lama maka akan kehilangan banyak waktu produktif dalam sehari.

👉 TRENDING :   Pesona Wanita Cantik yang Sesungguhnya

Baca Juga : Agar Kritikan Tidak Menimbulkan Kemarahan

Pagi hari merupakan awal untuk memulai hidup sehat dengan melakukan aktivitas kecil, olahraga, dan sarapan bergizi bukan untuk tidur.  Selain itu, sinar matahari di pagi hari yang mengandung Vitamin D tentu sangat baik untuk kebugaran tulang manusia.

Nah, jika sering tidur di pagi hari, waktu untuk berolahraga dan sarapan bergizi akan hilang karena termakan oleh waktu. Tentu ini menjadikan tubuh sedikit bergerak dan menyebabkan kondisi tubuh menjadi tidak sehat. Jadi memulai gaya hidup sehat bisa dilakukan dengan mengawali pagi dengan berolahraga dan menghindari tidur, meskipun masih merasa sangat mengantuk.

Faiz Jawami’ Amzad