Rahasia di Balik Sholat Ashar

SHALAT Ashar mungkin sangat menjadi ujian, karena waktunya yang ada di pertengahan dan merupakan waktu istirahat setelah seharian kerja, terlebih masyarakat kota yang jadwal kerjanya sampai jam tiga siang.

Meskipun waktunya termasuk pendek, Shalat Ashar juga dekat dengan jadwal pulang sekolah, yang terkadang ditunda-tunda dan dilaksanakan mepet dengan Shalat Maghrib. Padahal, kalau tahu rahasia Shalat Ashar, kita tidak akan mau sampai terlambat melaksanakannya di awal waktu.

Salah satu dari rahasia menjalankan sholat Ashar adalah bisa membawa manfaat untuk kesehatan kandung kemih dan ginjal. Waktu Shalat Ashar yang sekitar pukul 15.00-17.00 itu bisa menjadi terapi untuk kandung kemih. Karena saat itu terjadi kesesuaian perlahan antara hawa tubuh manusia dan hawa di sekitarnya dan terjadi perubahan dari hawa panas menuju dingin. Terapi ini bermanfaat untuk keseimbangan kimiawi dalam tubuh karena kandung kemih berfungsi untuk mengubah cairan tubuh menjadi urin dan mengeluarkannya dari tubuh, sehingga menjadi metabolisme terjaga.

Baca Juga : Begini Potensi Istri Cerewet

Kalau fungsi tersebut terganggu akan terjadi penumpukan cairan yang tidak bermanfaat dan mengandung racun, sehingga mempengaruhi organ lainnya. Kalau hal ini terjadi, proses pendinginan yang seharusnya dikeluarkan menjadi menumpuk dan menimbulkan panas yang tinggi, yang akhirnya mempengaruhi kerja ginjal. Ibadah di waktu Ashar bisa meningkatkan daya kerja kandung kemih, sehingga bisa lancar mengeluarkan racun karena proses kimiawi tubuh yang terjadi selama beraktivitas sepanjang siang.

Mendapat Pahala 2 Kali Lipat dan Tidak Akan Masuk Neraka

Abu Bashrah al-Ghifari radhiyallahu ‘anhu menceritakan, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam shalat Ashar bersama kami di daerah Makhmash. Kemudian beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Sesungguhnya shalat ini (shalat Ashar) pernah diwajibkan kepada umat sebelum kalian, namun mereka menyia-nyiakannya. Barangsiapa yang menjaga shalat ini, maka baginya pahala dua kali lipat. Dan tidak ada shalat setelahnya sampai terbitnya syahid (yaitu bintang).’” (HR. Muslim. 830).

👉 TRENDING :   Pesona Wanita Cantik yang Sesungguhnya

Baca Juga : Menata Lagi Niat Berpuasa Ramadhan

Hadis lain juga menyebutkan, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidak akan masuk neraka seorang pun yang mengerjakan shalat sebelum matahari terbit (yakni shalat Subuh) dan sebelum matahari terbenam (yakni shalat ashar).” (HR. Muslim no. 634). Dengan pahala seperti yang disebutkan Rasul, tentu kita tidak akan mau melewatkannya.

Kalau Meninggalkan Bisa Terhapus Semua Amal Selama Sehari Itu

Shalat wushta atau shalat pertengahan ini punya dampak besar kalau sampai ditinggalkan. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang meninggalkan shalat ashar, maka terhapuslah amalannya.” (HR. Bukhari no. 553, An-Nasa’i 1/83, dan Ahmad 5/349). Rasulullah juga bersabda bahwa orang yang terlewat (tidak mengerjakan) shalat Ashar, seolah-olah dia telah kehilangan keluarga dan hartanya seperti hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim.

Kalau Terbiasa Mengakhirkan Bisa Seperti Orang Munafik

Ketika seseorang sengaja menunda-nunda pelaksanaan shalat Ashar sampai waktunya hampir habis tanpa ada ‘udzur syar’i, lalu terbiasa melakukan hal itu, maka bisa dimiripkan dengan ciri-ciri orang munafik. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam sabdanya, “Itulah shalatnya orang munafik, (yaitu) duduk mengamati matahari. Hingga ketika matahari berada di antara dua tanduk setan (yaitu ketika hampir tenggelam), dia pun berdiri (untuk mengerjakan shalat Ashar) empat raka’at (secara cepat) seperti patukan ayam. Dia tidak berdzikir untuk mengingat Allah, kecuali hanya sedikit saja.” (HR. Muslim no. 622).

Kalau sudah tahu rahasia-rahasia tersebut, semoga tidak lagi meremehkan waktu shalat Ashar. Meskipun di tengah-tengah pekerjaan atau sekolah, semoga istiqomah untuk menjaga ketepatan waktu dalam melaksanakan shalat Ashar.

Semoga bermanfaat.

@faizamzad