Jenis-Jenis Lensa yang Sering Digunakan dalam Fotografi

Lensa merupakan komponen penting dalam ranah fotografi, berbeda dengan handphone yang tidak dapat diganti lensa, kamera digital dapat diganti-ganti jenis lensa yang sesuai dengan kebutuhan kita. Jika kita membeli satu paket kamera digital baru, kita akan mendapatkan lensa kit yang diberikan oleh produsen kamera, hal tersebut bertujuan agar pengguna kamera dapat mengklasifikasikan kebutuhan akan jenis lensa yang sesuai dengan kebutuhannya.

Tanpa kita sadari saat menggunakan lensa kit kita akan memakai fitur zoom menyesuaikan dengan focal length yang cocok dengan keadaan dan jenis foto yang ingin kita tangkap. Jika masih belum percaya coba review kembali rentang focal length yang sering teman-teman gunakan, maka jenis lensa itulah yang sebetulnya patut teman-teman beli dan upgrade kualitas lensa yang lebih baik. 

Berbicara perihal jenis lensa, maka akan berkaitan dengan genre fotografi seseorang, terdapat berbagai macam genre fotografi yang populer saat ini, seperti : Portrait Photography, Landscape Photography, Macro Photography, Food Photography, Human Interest, dan masih banyak yang lain.

Sebelum kita membahas keterkaitan antara kedua hal tersebut, akan lebih baik jika kita urai masing-masing pembahasan yang akan kita kaitkan. Pada pembahasan pertama kita akan mengklasifikasikan jenis-jenis lensa.

Berikut beberapa jenis lensa yang sering digunakan dalam fotografi :

1. Jenis Lensa dalam Fotografi

Terdapat berbagai macam jenis lensa dalam fotografi, mulai dari ultra wide, wide, fixed, macro, tele, dan lain lain, berikut penjelasan masing-masing jenis lensa tersebut :

  • Lensa Ultra Wide
Lensa ultra wide merupakan sebuah lensa dengan focal length yang sangat luas, jika merunut dari laman wikipedia, lensa ultra wide merupakan lensa dengan focal length di bawah 1″ atau jika dikonversi menjadi mm adalah 9mm. 
  • Lensa Wide
Berbeda dengan ultra wide, sebuah lensa wide sendiri merupakan bukaan yang lebar tetapi bukan yang super lebar. Klasifikasi rentang focal length untuk kamera wide sesndiri yaitu berkisar antara 9mm sampai dengan 35mm.
  • Lensa Fixed
Lensa fix merupakan lensa dengan bukaan focal length tetap, hal tersebut berarti jenis lensa ini tidak dapat dizoom, lensa fixed juga sering disebut sebagai prime lens, yang mana keutamaan penggunaan lensa fixed adalah untuk mengoptimalkan bukaan aperture guna menghasilkan kualitas foto ataupun video yang mampu beradaptasi dalam keadaan minim cahaya, selain hal itu, menggunakan lensa dengan bukaan diafragma yang besar dapat menghasilkan foto yang tajam, dan juga bokeh.
Untuk focal length lensa fixed sendiri tidak memiliki ketentuan berapa nominal focal length yang digunakan, ada yang 16mm, 20mm, 25mm, 30mm, 35mm, 50mm, 80mm dan seterusnya.
  • Lensa Macro

Berbeda dari jenis lensa yang sebelumnya, lensa makro sendiri memiliki keunggulan dalam hal seberapa mampu lensa mengambil fokus dengan jarak antara lensa dan objek. Jika lensa-lensa yang lain memiliki jarak fokus yang lumayan jauh, yaitu sekitar 30cm dari objek, maka lensa macro dapat mengambil fokus dengan jarak yang sangat dekat dengan objek yang ingin kita potret bahkan dibawah dari 30cm dari objek.

👉 TRENDING :   6 Jenis Camera Movement yang Sering Digunakan dalam Videografi
  • Lensa Telephoto 
Lensa telephoto atau yang sering disebut dengan lensa tele ini memiliki sistem fokus jarak jauh dengan menggunakan fitur zoom pada focal length yang tersedia. Jarak zoom itu berkisar antara 50mm sampai denga 600mm, sehingga dapat memungkinkan untuk pengambilan objek yang jauh atau bahkan yang tidak mampu ditangkap secara jelas oleh mata kita.
Demikianlah ulasan mengenai jenis lensa dalam fotografi, untuk pembahasan selanjutnya mengenai Genre dalam fotografi dapat disimak melalui link di bawah ini :
Salam Hangat,
visualogi.com